Hatiku Kiamat
sejak semuanya terjawab, hari rasanya semakin berat
langkahku gontai, seperti ada yang hilang dariku, entah apa.
siapa sangka, sosok yang ku harap jadi penyembuh luka itu,
ternyata dia lah yang menambah luka baru
sosok yang namanya selalu ku sisipkan dalam tiap doa itu, tega menghancurkan hati dan harapanmu sampai tak terbentuk.
ingin beranjak, pergi ketempat jauh
dan tak ada satupun orang yang dapat melihat tangisku, termasuk kamu.
bagaimana aku harus memulainya?

Komentar
Posting Komentar