tak lagi
D ari jutaan pasang mata yang aku temui, sungguh aku harap ada kamu diantaranya aku amati satu persatu, tapi sepasang mata teduh itu tak kunjung ku temui kata kamu dulu, ‘saat masanya sudah habis nanti, mau kita satu kota atau bahkan di satu lokasi yang sama pun, kita tak akan lagi saling menemukan satu sama lain.’ aku yang bodoh, masih saja mencarimu diantara banyaknya manusia yang aku temui berharap ketidaksengaan itu berpihak pada ku, sekali saja sungguh aku tak akan memintanya kembali.

